Bab II : Asrama Merah Jambu vs Perumahan Guru

Masuk di sekolah itu, ada beberapa pilihan tempat tinggal yang tersedia. Banyak orangtua yang memilih asrama sebagai tempat menitip anaknya. Namun tak sedikit pula yang memilih rumah-rumah guru ataupun kos-kosan yang letaknya tak jauh dari sekolah. Pilihan itu tentunya telah dipertimbangkan dengan baik oleh mereka. Siswa unggulan A wajib tinggal di asrama. Berbeda dengan siswa … Continue reading Bab II : Asrama Merah Jambu vs Perumahan Guru

Advertisements

Bab I : 18 Hektar

Kutatap matahari senja dari depan rumah kos ku. Terdiam, menarik nafas panjang berusaha untuk menikmati indahnya alam. Duduk di tepi rawa, di atas pondasi bangunan rumah yang sepertinya masih tersendat pengerjaannya. Tak tahu mengapa sejak aku tinggal di rumah itu setahun yang lalu, kondisinya sudah begitu. Malah aku bersyukur, batu pondasi itu hingga kini masih … Continue reading Bab I : 18 Hektar

Terlambat

"Fin, aku ingin membuat pengakuan." ungkap Romi setelah lama mereka duduk berhadapan."Diam. Tak perlu kau lanjutkan. Aku sudah tau apa yang akan kau katakan." sambut Finni dengan ekspresi tidak karuan."Aku sudah lama tau. Tapi sulit menerima kenyataan ini Rom. Sudah bertahun-tahun kita bersama sebagai teman. Dan aku ingin kita tetap seperti itu. Cukup!!! Aku tak … Continue reading Terlambat